Langsung ke konten utama

Beda Rasa Kopi, Beda Teknik Ekstraksi


Sebelum kita memulai apa itu ekstraksi dalam kopi? Lebih baik kita bertanya terlebih dahulu apa itu ekstraksi? Secara sederhana ekstraksi adalah proses pelarutan zat dalam sebuah komponen, kalau kita tarik ke kopi, komponen yang dimaksud adalah kopi itu tersendiri yang belum diseduh dan zat yang dimaksud adalah cairan kopi yang sudah diseduh menggunakan air. Ekstraksi dalam kopi terbilang cepat dan umum, mengapa cepat dikarenakan hanya membutuhkan waktu seduh beberapa menit (lain hal dengan proses ekstraksi cold brew) dan umum karena hanya menggunakan pelarut yang mudah didapat yaitu air. 

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses ekstraksi pertama luas penampang komponen yang akan diekstraksi, kedua waktu ekstraksi, dan  ketiga jenis pelarut dan temperaturnya. Di dalam proses ekstraksi kopi perbedaan tiap faktor dapat mengubah rasa kopi itu sendiri, misalnya perbedaan temperatur dalam menyeduh kopi.

Untuk luas penampang komponen di dalam dunia kopi sering disebut grind size (ukuran giling) secara teori semakin halus luas penampang atau grind size maka semakin mempermudah dan mempercepat proses ekstraksi dengan catatan pelarut yang digunakan bersifat spesifik dalam melarutkan. Dikarenakan pelarut yang digunakan dalam ekstraksi kopi bukan pelarut yang bersifat spesifik dalam melarutkan maka setiap setiap perbedaan grind size dalam mengekstraksi kopi dapat berpengaruh pada rasa yang dihasilkan.

Untuk waktu ekstraksi membutuhkan penelitian dan referensi dalam menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam melakukan ekstraksi. Hal yang menyebabkan proses ekstraksi itu under atau over ekstraksi salah satunya adalah kesalahan dalam menentukan waktu ekstraksi, oleh karena itu waktu ekstraksi merupakan salah satu faktor terpenting dalam proses ekstraksi. Di dalam dunia kopi faktor yang mempengaruhi waktu ekstraksi adalah temperatur air dan jenis alat seduh kopinya, temperatur air berbanding lurus dengan waktu ekstraksi jika menyeduh kopi dengan temperatur rendah maka waktu ekstraksinya akan lebih lama sebaliknya jika temperaturnya tinggi maka waktu ekstraksinya juga sebentar dan untuk alat seduh juga seperti itu, berbeda alat seduh yang digunakan berbeda pula waktu ekstraksi yang diperlukan, intinya anda bisa bereksperimen untuk hal ini atau membaca referensi berapa waktu ekstraksi yang dibutuhkan.

Untuk jenis pelarut dan temperatur, pelarut yang digunakan dalam proses ekstraksi kopi adalah air, air merupakan jenis pelarut yang sangat mudah didapat. Uniknya dalam proses ekstraksi kopi perbedaan unsur mineral yang terkandung dalam air lah yang memberi perbedaan rasa, proses ekstraksi menggunakan air mineral dari pegunungan akan berbeda rasa nya dengan air mineral daerah lain. Untuk temperatur air sangat berpengaruh kepada waktu ekstraksi, semakin tinggi temperatur air semakin cepat waktu ekstraksi yang dibutuhkan dan sebaliknya semakin rendah temperatur air maka semakin lama waktu ekstraksi yang dibutuhkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keseimbangan Dalam Minum Kopi

Keseimbangan dalam mengkonsumsi sesuatu sangat diperlukan walaupun itu anda anggap makanan atau minuman sehat atau tidak sehat. Konsumsi sesuatu yang berlebihan akan berdampak kepada tubuh anda, walaupun itu sehat menurut anda. Mengkonsumsi sesuatu yang tidak sehat akan tetap berdampak baik bagi tubuh asalkan anda konsumsi secara seimbang. Begitu juga dengan konsumsi kopi, mengkonsumsi kopi dengan seimbang akan berdampak baik bagi tubuh anda dikarenakan ada zat yang bermanfaat bagi tubuh kita didalam kopi. Energi yang dihasilkan dari konsumsi kopi dapat anda seimbangkan dengan aktivitas berat bukan hanya duduk tanpa ada kegiatan berarti. Ini merupakan pengalaman pribadi, saya mulai mengenal kopi arabika sejak awal tahun 2018 dan hingga sekarang rutin mengkonsumsi minimal dalam sebulan saya stok dirumah 200 gram dan sisanya saya menikmati kopi di kedai kopi langganan. Dalam waktu menikmati kopi juga saya lihat kondisi badan dan aktivitas yang akan saya lakukan, pada saat kondi...

[Review] Cafec abaca AC1-100B V60-01 coffee filter unbleached

Cafec abaca merupakan produk kertas saring untuk v60 dengan aneka merek, seperti: Tiamo, Hario, Latina, Kono, dan yang dripper berbentuk kerucut dengan lobang di dasarnya. Cafec abaca sendiri merupakan produk dari perusahaan Sanyo Sangyo Co., Ltd, perusahan berasal dari negara Sakura ( Jepang) selain menjual kertas saring mereka juga menjual dripper, kettle leher angsa dan manual grinder.  Untuk kertas saring yang diulas ini adalah ukuran 01 dengan warna coklat.  Warna coklat menunjukkan kertas saring tersebut belum mengalami pemucatan atau sering disebut unbleached, proses pemucatan berfungsi untuk menghilangkan warna dan aroma yang ditinggalkan oleh bahan baku pembuatan kertas. Karena itu di dalam dunia perkopian ada dua jenis kertas saring, yang pertama kertas saring berwarna putih atau kertas saring bleached dan yang kedua kertas saring unbleached atau sering disebut kertas saring natural/brown  dikarenakan masih ada aroma dan warna  bahan baku di dalam kertasnya...

Mungkin Menjadi Tanda Tanya Bagi Anda “Emang Kopi Memiliki Cerita?”

Segelas kopi memiliki cerita tersendiri yang bermula dari petani dan rumah sangrai sampai terseduh di gelas anda. Setiap cerita memiliki rasa kopi yang berbeda. Setiap rasa yang dihasilkan merupakan gambaran perlakuan yang diterimanya. Contohnya, meminum kopi mengunakan gelas keramik atau gelas kaca ataupun gelas plastik akan menghasilkan rasa yang berbeda juga. Begitu juga proses sangrai (light, medium, dark). Kemudian perbedaan perlakuan pasca panen yang diterimanya (proses natural, Honey, wash dan semi wash) dan perbedaan lokasi tanam (ketinggian, curah hujan dan unsur hara tanah). Cerita demi cerita yang menghasilkan cerita dan rasa setiap seduhan. Semua kopi itu enak Jangan pernah bertanya kopi mana yang paling enak, karena rasa enak tergantung selera anda masing-masing. “Tidak semua orang menyukai susu full cream” begitulah gambaranya. Ada beberapa orang menikmati kopi di campur gula atau susu dan ada juga tanpa gula atau susu, tidak ada yang salah dalam hal itu. “Yang ...